Sebanyak 50 orang mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Universitas Dhyana Pura diundang pada Selasa, 10 Oktober 2023 untuk menghadiri Side Event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 9 – 11 Oktober 2023 bertempat di The Mulia Resort & Villas, Nusa Dua, Bali.


Archipelagic and Island States (AIS) Forum merupakan wadah kerja sama negara-negara pulau dan kepulauan untuk mengatasi tantangan kolektif terkait isu pembangunan negara pulau dan kepulauan. KTT tersebut mengundang 51 (lima puluh satu) Kepala Negara dari berbagai negara-negara pulau dan kepulauan dunia. KTT AIS Forum 2023 mengusung tema “Fostering Collaboration, Enabling Innovation for Our Ocean and Our Future”. Agenda pertemuan tersebut akan berfokus kepada tiga aspek penting, yaitu pembangunan ekonomi biru, tantangan perubahan iklim, dan mempererat solidaritas antara negara pulau dan kepulauan.


Turut ikut serta mendampingi mahasiswa dalam undangan ini adalah Wakil Dekan Fakultas Bisnis, Pariwisata, Pendidikan dan Humaniora (FBPPH) Dr. Christimulia Purnama Trimurti, SE., SH., MM dan Koordinator 1 Prodi S1 Manajemen I Wayan Susrama, SE., MM. Dalam acara ini, mahasiswa mendengarkan pemaparan dari Narasumber tentang AIS Start-up Blue Business Summit adalah sebuah rangkaian acara yang diadakan sebagai bagian dari pelaksanaan High Level Meeting AIS Forum. Sesuai namanya, kegiatan ini menekankan pada sektor ekonomi biru dan perkembangannya di Indonesia maupun negara – negara AIS. Kemudian AIS Blue Startup Hub yang akan memberikan peluang besar bagi para inovator dan komunitas untuk memanfaatkan kekuatan laut melalui inovasi dan investasi di sektor biru. Investasi di sektor biru akan sangat penting untuk membuka potensi laut dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi negara kepulauan untuk memitigasi dampak perubahan iklim. Kegiatan ini pun akan menghubungkan industri dengan laut dan teknologi kelautan untuk mendorong pertukaran pengetahuan, jaringan dan peluang kemitraan.

Oleh sebab itu, hadir dalam acara ini adalah perwakilan start-up, peneliti, investor, non pemerintah dan lembaga masyarakat, dan pemerintah. Konferensi ini menyambut lebih dari 200 orang peserta setiap hari dalam berbagai sesi yang diagendakan. Salam Teladan dan Unggulan
